Artikel Menarik Lainnya :
Pada
kesempatan kali ini, kami mencoba sedikit akan menanggapi argumentasi ataupun
pernyataan salah seorang tokoh Islam yang banyak di kagumi oleh beberapa
kalangan umat Islam di dunia yaitu Dr. Zakir Naik, yang menurut kami apa yang
sudah dipaparkan beliau kami anggap kurang tepat dan tidak sesuai dengan
fakta-fakta yang ada yang sudah kami temukan, supaya bagi kalangan umat Kristen
maupun Islam yang kurang memahami setiap pernyataan Zakir Naik tidak sampai
terjebak dengan pernyataan beliau yang mengakibatkan pembelokkan tafsir dalam
kitab suci yang sudah beliau kutip.
Dibawah ini adalah pernyataan dari Dr. Zakir Naik
Injil Yohanes 16: 12-14
Mengenai
penghibur dan Zakir Naik mengatakan mengenai Roh Kebenaran yang ditujukan
kepada muhammad Dalam Yohanes 16:12-14 (Septuaginta.
John 16:12-14). Sekarang pria mana, Nabi mana setelah Yesus, yang memuliakan ?
Dialah Nabi Muhammad, jadi nubuat tentang Nabi Muhammad ini disebutkan dalam
bibel. Ini instruksi Yesus tetapi kenapa orang Kristen tidak mengikuti Nabi
Muhammad? Kristen macam apa ?
Yohanes 16:12-14
Terjemahan Yunani
[12]ἔτι
πολλὰ ἔχω ὑμῖν λέγειν, ἀλλ᾽ οὐ δύνασθε βαστάζειν ἄρτι·
[13]ὅταν
δὲ ἔλθῃ ἐκεῖνος, τὸ πνεῦμα τῆς ἀληθείας, ὁδηγήσει ὑμᾶς ἐν τῇ ἀληθείᾳ πάσῃ· οὐ γὰρ
λαλήσει ἀφ᾽ ἑαυτοῦ, ἀλλ᾽ ὅσα ἀκούσει λαλήσει, καὶ τὰ ἐρχόμενα ἀναγγελεῖ ὑμῖν.
[14]ἐκεῖνος
ἐμὲ δοξάσει, ὅτι ἐκ τοῦ ἐμοῦ λήμψεται καὶ ἀναγγελεῖ ὑμῖν.
Terjemahan Ibrani
[12]
עודרבותלילהגידלכםאךלאתוכלוןשאתעתה׃
[13]ורוחהאמתבבאוהואידריךאתכםאלכלהאמתכילאידברמעצמוכיאםאשרישמעידברוהאתיותיגידלכם׃
[14]הואיפארניכימשלייקחויגידלכם׃
Terjemahan Indonesia
12 Masih banyak hal
yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
13 Tetapi apabila Ia
datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan
memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari
diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan
dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
14 Ia akan memuliakan
Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.
(Tafsiran Al-Kitab Wycliffe hal. 478).
Menurut
Zakir Naik dalam ayat itu bahwa Yesus menubuatkan kedatangan Rasul terakhir
yaitu Muhammad.
Sanggahan dari pendapat Dr. Zakir Naik
Disini
juga kami akan menuliskan secara lengkap ayat yang ada di Yohanes 16: 4-15
supaya dalam pengkajian ayat kitab suci tidak diambil secara sepotong-sepotong.
Yohanes 16: 4-15
Terjemahan Yunani
[4]ἀλλὰ
ταῦτα λελάληκα ὑμῖν ἵνα ὅταν ἔλθῃ ἡ ὥρα αὐτῶν μνημονεύητε αὐτῶν ὅτι ἐγὼ εἶπον ὑμῖν.
ταῦτα δὲ ὑμῖν ἐξ ἀρχῆς οὐκ εἶπον, ὅτι μεθ᾽ ὑμῶν ἤμην.
[5]νῦν
δὲ ὑπάγω πρὸς τὸν πέμψαντά με, καὶ οὐδεὶς ἐξ ὑμῶν ἐρωτᾷ με, ποῦ ὑπάγεις;
[6]ἀλλ᾽
ὅτι ταῦτα λελάληκα ὑμῖν ἡ λύπη πεπλήρωκεν ὑμῶν τὴν καρδίαν.
[7]ἀλλ᾽
ἐγὼ τὴν ἀλήθειαν λέγω ὑμῖν, συμφέρει ὑμῖν ἵνα ἐγὼ ἀπέλθω. ἐὰν γὰρ μὴ ἀπέλθω, ὁ
παράκλητος οὐκ ἐλεύσεται πρὸς ὑμᾶς· ἐὰν δὲ πορευθῶ, πέμψω αὐτὸν πρὸς ὑμᾶς.
[8]καὶ
ἐλθὼν ἐκεῖνος ἐλέγξει τὸν κόσμον περὶ ἁμαρτίας καὶ περὶ δικαιοσύνης καὶ περὶ
κρίσεως·
[9]περὶ
ἁμαρτίας μέν, ὅτι οὐ πιστεύουσιν εἰς ἐμέ·
[10]περὶ
δικαιοσύνης δέ, ὅτι πρὸς τὸν πατέρα ὑπάγω καὶ οὐκέτι θεωρεῖτέ με·
[11]περὶ
δὲ κρίσεως, ὅτι ὁ ἄρχων τοῦ κόσμου τούτου κέκριται.
[12]ἔτι
πολλὰ ἔχω ὑμῖν λέγειν, ἀλλ᾽ οὐ δύνασθε βαστάζειν ἄρτι·
[13]ὅταν
δὲ ἔλθῃ ἐκεῖνος, τὸ πνεῦμα τῆς ἀληθείας, ὁδηγήσει ὑμᾶς ἐν τῇ ἀληθείᾳ πάσῃ· οὐ γὰρ
λαλήσει ἀφ᾽ ἑαυτοῦ, ἀλλ᾽ ὅσα ἀκούσει λαλήσει, καὶ τὰ ἐρχόμενα ἀναγγελεῖ ὑμῖν.
[14]ἐκεῖνος
ἐμὲ δοξάσει, ὅτι ἐκ τοῦ ἐμοῦ λήμψεται καὶ ἀναγγελεῖ ὑμῖν.
[15]πάντα ὅσα ἔχει ὁ πατὴρ ἐμά ἐστιν· διὰ τοῦτο εἶπον
ὅτι ἐκ τοῦ ἐμοῦ λαμβάνει καὶ ἀναγγελεῖ ὑμῖν.
Terjemahan Indonesia
4 Tetapi semuanya ini
Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah
mengatakannya kepadamu." (16-4b) "Hal ini tidak Kukatakan kepadamu
dari semula, karena selama ini Aku masih bersama-sama dengan kamu,
5 tetapi sekarang Aku
pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorangpun di antara kamu
yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi?
6 Tetapi karena Aku
mengatakan hal itu kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita.
7 Namun benar yang
Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab
jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi
jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
8 Dan kalau Ia datang,
Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; 9 akan dosa,
karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;
10 akan kebenaran,
karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;
11 akan penghakiman,
karena penguasa dunia ini telah dihukum.
12 Masih banyak hal
yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
13 Tetapi apabila Ia
datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan
memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari
diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan
dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
14 Ia akan memuliakan
Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.
15 Segala sesuatu yang
Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan
kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."
Maksud
Yesus yang akan mengutus Roh Kebenaran itu adalah bahwasanya Roh Kebenaran itu
adalah “Roh Kudus”atau dengan kata lain “Penolong yang lain”
(Lihat Yohanes 14: 16-17)
Terjemahan Yunani
[15]ἐὰν
ἀγαπᾶτέ με, τὰς ἐντολὰς τὰς ἐμὰς τηρήσετε·
[16]κἀγὼ
ἐρωτήσω τὸν πατέρα καὶ ἄλλον παράκλητον δώσει ὑμῖν ἵνα μεθ᾽ ὑμῶν εἰς τὸν αἰῶνα ᾖ,
[17]τὸ
πνεῦμα τῆς ἀληθείας, ὃ ὁ κόσμος οὐ δύναται λαβεῖν, ὅτι οὐ θεωρεῖ αὐτὸ οὐδὲ
γινώσκει· ὑμεῖς γινώσκετε αὐτό, ὅτι παρ᾽ ὑμῖν μένει καὶ ἐν ὑμῖν ἔσται.
Terjemahan Ibrani
[15]
אםאהבתםאתיאתמצותיתשמרו׃
[16]
ואניאשאלהמאביוהואיתןלכםפרקליטאחראשרישכןאתכםלנצח׃
[17]
אתרוחהאמתאשרלאיכלהעולםלהשיגובאשרלאיראהוולאידעהוואתםידעתםאתוכיאתכםשכןהואאףיהיהבתוככם׃
Terjemahan Indonesia
15 "Jikalau kamu
mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
16 Aku akan minta
kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia
tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia
menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
Karena dengan kehadiran Roh Kudus itu akan
lebih baik dibandingkan kehadiran Yesus secara lahiriah. Kedatangan Roh itu
adalah mutlak untuk meneruskan kepentingan Yesus di bumi. (Tafsiran Wycliffe hal. 478, Tafsiran Matthew Henry Commentary).
Kami juga akan menjelaskan apa dan siapa
sebenarnya Roh Kebenaran (Penolong yang lain) yang selama ini hal itu oleh
Zakir Naik di Konteks kan kepada nubuatan tentang kedatangan Nabi Muhammad.
Sebelum
masuk dalam pembahasan mengenai Yohanes 16: 12-14 yang telah dikutip oleh Zakir
Naik mengenai Roh Kebenaran (Penolong yang lain) yang dinubuatkan Yesus itu
adalah Muhammad sendiri. Kami disini akan mengawali salah satu Surat di
Perjanjian Lama: Ratapan 1: 16
Terjemahan Yunani
[16]ὁ
ὀφθαλμός μου κατήγαγεν ὕδωρ ὅτι ἐμακρύνθη ἀπ’ ἐμοῦ ὁ παρακαλῶν με ὁ ἐπιστρέφων
ψυχήν μου ἐγένοντο οἱ υἱοί μου ἠφανισμένοι ὅτι ἐκραταιώθη ὁ ἐχθρός
Terjemahan Ibrani
[16]עלאלהאניבוכיהעיניעיניירדהמיםכירחקממנימנחםמשיבנפשיהיובנישוממיםכיגבראויב׃
Terjemahan Indonesia
16 Karena inilah aku
menangis, mataku mencucurkan air; karena jauh dari padaku penghibur yang dapat menyegarkan jiwaku; bingunglah anak-anakku,
karena terlampau kuat si seteru."
Sebenarnya
para RABBI YAHUDI menafsirkan ayat ini secara Mesianis, maksudnya adalah hal
ini berkaitan dengan akan datangnya Raja Mesiah yang memang selama ini
dinantikan oleh kaum Yahudi sampai saat ini. Sang Raja Mesiah ini oleh orang
Yahudi digelari dengan MENAHEM dalam
bahasa Ibrani yang artinya ( Penghibur, Penolong, Pengantara, atau Pembela).
Sejumlah
sumber tertulis orang Yahudi menyebutkan Menahem
sebagai nama Sang Raja Mesiah. Ungkapan dalam Ratapan 1: 16 dalam bahasa
Ibrani : “Ki rahaq mimeni Menahem mesiv nafsi”. (Karena jauh
dariku penghibur yang dapat menyegarkan jiwaku), ditafsirkan secara mesianis
sebagai berita akan datangnya Menahem,
Sang Mesiah yang dijanjikan. Perlu dicatat pula bahwa kata Menahem (penghibur) sebagai gelar Mesiah ini, dalam Alkitab
Septuaginta (berasal dari abad ke-3 SM) yang diterjemahkan diterjemahkan “Parakletos.”
Dalam
bahasa Yunani kata “Parakletos”mempunyai
beragam arti, antara lain: Penghibur, Penolong, Pengantara, dan Pembela. Pada
masa pra-Kristen, khususnya dikalangan Yahudi Diaspora (perantauan), kata Parakletos (Penghibur, Penolong,
Pengantara, atau Pembela) ini sudah diterapkan bagi gelar Sang Mesiah dalam bahasa
Yunani.
Yesus Kristus “Parakletos”, Roh
Kudus/ Roh Kebenaran “Parakletos Lain”
Dalam
konteks pengharapan Mesianik Yahudi yang menyebut Sang Mesias dengan Menahem, maka
mengikuti terjemahan Septuaginta, Yesus disebut “Parakletos”(Pengantara, Pembela, Penghibur). Misalkan dalam Surat:
I Yohanes 2:1
Terjemahan Yunani
[1]τεκνία
μου, ταῦτα γράφω ὑμῖν ἵνα μὴ ἁμάρτητε. καὶ ἐάν τις ἁμάρτῃ, παράκλητον ἔχομεν πρὸς
τὸν πατέρα, ἰησοῦν χριστὸν δίκαιον·
Terjemahan Ibrani
[1]בניהנניכתבאליכםאתזאתלבלתיתחטאוואםיחטאאישישלנומליץלפניאבינוישועהמשיחהצדיק׃
Terjemahan Indonesia
1 Anak-anakku, hal-hal
ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang
berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara
(Parakletos)pada
Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil.”
Mungkin
juga perlu kami tegaskan lagi, karena Yesus Kristus Sang Mesiah disebut Menahem (Parakletos), maka Roh Kudus
disebut “Penolong yang lain/ Roh kebenaran” (Bahasa Yunani:“allon parakleton”, Dalam bahasa Ibrani: “Menahem aher”).
Mungkin
disini pasti akan muncul pertanyaan, mengapa Roh Kudus/ Roh Kebenaran disebut “Seorang
Parakletos”yang lain? Karena Mesias adalah “Parakletos” (I Yohanes 2:1).
Maksudnya dalam sosok adikodrati-Nya, baik Firman (Yesus) maupun Roh Kudus yang
tinggal secara kekal dalam Wujud Dzat Sang Bapa (ALLAH), maksudnya bisa
dibedakan tetapi tidak bisa dipisah-pisahkan. Itulah sebabnya Roh Kudus dalam
Yohanes 14: 16-17 disebut “allon
Parakletos”.
Perlu
di catat pula, bahwa Nabi Yesaya dalam Perjanjian Lama meramalkan karya Sang
Mesiah itu akan dikuatkan oleh Roh Tuhan (Yesaya 11:1). Karena itu, dalam karya
kemesiasan-Nya di dunia, Roh Kudus itu “diutus Bapa dalam nama-Ku” (Yohanes 14:
26). Meskipun dalam keabadian, seperti Firman Allah “datang dan keluar dari
Bapa” (Yohanes 8: 42), begitu juga Roh Kudus “keluar dari Bapa” (Yohanes 15:
26). Jadi, Bapa atau wujud Allah adalah satu-satunya sumber bagi Firman-Nya dan
Roh-Nya yang sama-sama kekal dan tinggal dalam Wujud Allah yang Maha Esa.
Jadi,
kata Yunani “Parakletos” memang
berakar dari pengharapan mesianis Yahudi tentang Menahem dan Karya-Nya yang
disempurnakan dengan “Ruah YHWH”
(Roh TUHAN). Karena itu di dalam terjemahan Ibrani dalam Yohanes 14: 16 secara
tepat diterjemahkan:
“We ani avqesh me Av we yitten
lakhem Menahem aher asher yihye
‘imekhem le’olam.”
Artinya:
“Dan aku akan mintakan kepada Sang Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu
seorang penolong yang lain, supaya
Ia menyertai kamu selama-lamanya”.
Disini
sudah jelas sekali bahwa diutusnya Roh Kudus/ Roh Kebenaran sebagai Menahem aher(Yunani: allon Parakletos, “Menahem yang lain”),
sebenarnyabersumber dari latarbelakang pengharapan mesianik Yudaisme (sebelum
90 M). Selanjutnya, banyak beberapa kalangan dari Muslim yang mengatakan bahwa Menahem( bahasa Ibrani) itu diartikan Menahema (dalam bahasa aramaik/Suryani)
yang dijanjikan Yesus adalah Muhammad dan itu tidak benar sama sekali dan tidak
ada kaitannya dengan nama Muhammad. Ini sebenarnya hanya merupakan proses
aramisasi dari bahasa Ibrani Menahem. Mungkin kami juga akan memberikan contoh
lain seperti “Yeshua HaMasiah”menjadi
“Yeshua Meshiha”, jadi penafsiran “Menahema”menjadi “Muhammad”lebih merupakan “othak
athik mathuk”yang didasarkan atas kemiripan bunyi semata, paralel dengan
kemiripan nama Jawa misalkan, “Narto”dengan
nama Jepang “Naruto”, dan ini
sebenarnya bukan hasil studi filologis bahasa-bahasa rumpun simitis yang bisa
dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
“Parakletos” atau Periklitos”
(Terpuji)”
Beberapa
penulis muslim dan juga Zakir Naik sendiri dalam usahanya mencoba untuk
mencocokkan kata “Parakletos” dengan
Muhammad dan ini yang mengakibatkan katanya ada perubahan Injil yang sekarang.
Sebenarnya sudah jelas dalam bahasa aslinya (Yunani), “Parakletos” bukan “Piriklitos”(Terpuji,
Termansyur). Dengan demikian kata tersebut (Piriklitos)dalam
bahasa Yunani adalah “Muhammad”. Kata “Muhammad” dan “Ahmad” dalam bahasa Arab
berasal dari akar kata yang sama, maknanya “TERPUJI”, yang dalam bahasa Yunani nya adalah “Piriklitos”. Sebenarnya
tuduhan seperti diatas mengenai perubahan teks Injil tersebut tidak pernah bisa
dibuktikan secara bahasa maupun historis.
Mungkin
dalam hal-hal semacam ini akan timbul suatu pertanyaan, sejak kapankah Parakletosmulai dihubungkan dengan
Muhammad? Harus kita ketahui bahwa dalam Al-Qur’an Surah Ash-Shaff ayat 6disebutkan disana bahwa salah satu tugas Isa
Al-Masih adalah “Membawa kabar gembira
dengan akan datangnya Rasul sesudahku namanya Ahmad” (wa mubasysyiran
bi-rasuliy ya’ti min ba’di asmuhu Ahmad). Seperti yang sudah kami sebutkan
diatas bahwa kata “Ahmad” berasal dari akar kata yang sama dengan “Muhammad”
(yang artinya: “TERPUJI”).
Di
bawah ini mungkin perlu kita cermati lebih lanjut lagi mengenai ayat-ayat “Allon Parakleton” (penolong yang lain) yang dijanjikan Yesus, yang
tidak lain jelas-jelas disebutkan identitasnya: “Yaitu Roh Kudus/Roh Kebenaran”(Yoh. 14: 26), “Roh kebenaran yang keluar dari Bapa” (Yoh. 15: 26), dan “Roh kebenaran yang memimpin kamu ke dalam
seluruh kebenaran” (Yoh. 16: 13). Kita bisa menelitinya dari teks-teks
bahasa asli Perjanjian Baru Yunani, dan untuk memahami konteks bahasa asli
Yesus maka akan dibandingkan dengan teks Peshitta Aramaik, sedangkan untuk
memahami latarbelakang Yahudi, kita bisa juga membandingkan dengan terjemahan
dalam bahasa Ibrani:
Yoh. 14: 26
Terjemahan Yunani
[26]ὁ
δὲ παράκλητος, τὸ πνεῦμα τὸ ἅγιον ὃ πέμψει ὁ πατὴρ ἐν τῶ ὀνόματί μου, ἐκεῖνος ὑμᾶς
διδάξει πάντα καὶ ὑπομνήσει ὑμᾶς πάντα ἃ εἶπον ὑμῖν [ἐγώ].
Terjemahan Ibrani
[26]והפרקליטתוחהקדשאשרישלחנואביבשמיהואילמדכםאתכלויזכירכםאתכלאשרהגדתילכם׃
Terjemahan Indonesia
26 tetapi Penghibur,
yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan
mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang
telah Kukatakan kepadamu.”
Yoh. 15: 26
Terjemahan Yunani
[26]ὅταν
ἔλθῃ ὁ παράκλητος ὃν ἐγὼ πέμψω ὑμῖν παρὰ τοῦ πατρός, τὸ πνεῦμα τῆς ἀληθείας ὃ
παρὰ τοῦ πατρὸς ἐκπορεύεται, ἐκεῖνος μαρτυρήσει περὶ ἐμοῦ·
Terjemahan Ibrani
[26]ובבואהפרקליטאשראשלחנולכםמאתאבירוחהאמתהיוצאמאתאביהואיעידעלי׃
Terjemahan Indonesia
“26 Jikalau Penghibur
yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa,
Ia akan bersaksi tentang Aku.”
Yoh. 16: 13
Terjemahan Yunani
[13]ὅταν
δὲ ἔλθῃ ἐκεῖνος, τὸ πνεῦμα τῆς ἀληθείας, ὁδηγήσει ὑμᾶς ἐν τῇ ἀληθείᾳ πάσῃ· οὐ γὰρ
λαλήσει ἀφ᾽ ἑαυτοῦ, ἀλλ᾽ ὅσα ἀκούσει λαλήσει, καὶ τὰ ἐρχόμενα ἀναγγελεῖ ὑμῖν.
Terjemahan Ibrani
[13]ורוחהאמתבבאוהואידריךאתכםאלכלהאמתכילאידברמעצמוכיאםאשרישמעידברוהאתיותיגידלכם׃
Terjemahan Indonesia
“13 Tetapi apabila Ia
datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran;
sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu
yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu
hal-hal yang akan datang”.
Jadi
bisa kita tarik kesimpulan dengan adanya bukti-bukti yang jelas seperti ini
sudah bisa menunjukkan bahwa yang sebenarnya dijelaskan dalam Yohanes 16: 12-14 mengenai “Roh Kebenaran”(allon Parakleton) ini
adalah “Roh Kudus” bukan “Nabi Muhammad”
seperti yang dikatakan oleh Dr. Zakir Naik.
IKLAN DISINI
0 Response to "Sanggahan Terhadap Dr. Zakir Naik Bagian I"
Post a Comment